Kantin ITS, 29 Februari 2000
Akhirnya, dengan berat hati organisasi yang telah memberikan banyak hal kepada kami ini terpaksa dibubarkan. Karena tiadanya kepedulian dari para pendiri dan anggota, serta kevakuman yang telah terjadi beberapa bulan terakhir.
Kantin ITS, 4 Maret 2000, Siang Hari
“Janc*k kon!!!. Kon iku sopo? Kon iku arek wingi sore, kok wani2ne mbuyarno KAMI? Kon tau duwe jasa opo nang KAMI?”
Dan masih banyak pertanyaan2 lainnya tanpa sempat terjawab oleh saya dan seorang kawan. Didepan kami berdua telah duduk belasan orang2 tuwek, dengan expresi wajah yang tidak bisa diungkapkan dengan kata2.
Depan DPRD II Surabaya (Alias Depan Mitra), Pertengahan Maret 2000
“Lagi lapo Mas? Kok wong tuwek2 tumben ngumpul nang kene?” tanyaku pada Mas U. “Yo ngomongno rai2mu iku!!. Mbahas polahmu sing ga karu2an!!” jawabnya dengan muka yang luar biasa!!!!
Awal April 2000, U 101
Mungkin inilah rapat arek2 kantin ITS terbesar yang pernah ada (hingga tulisan ini dibuat) setelah era reformasi. Sebuah pembuktian bahwa masih banyak yang peduli dengan KAMI. Sebuah rapat yang dipenuhi konflik, hampir menjurus kekerasan khas kantin. Akhirnya keputusan telah bulat. KAMI harus tetap berdiri dengan segala konsekuensinya.
Dan kami, para pembubar KAMI (yang katanya arek wingi sore) mampu tersenyum bahagia (Masio dipisuh-pisuhi wong akeh) karena telah terbukti bahwa rasa memiliki itu masih ada.
Tanjung Barat, Jaksel, 10 Mei 2005
Yo opo kantin saiki yo?
May 10, 2005
Re : Quo Vadis Kantin ITS?
Comments »
The URI to TrackBack this entry is: http://kantin.blogsome.com/2005/05/10/re-quo-vadis-kantin-its/trackback/
No comments yet.
RSS feed for comments on this post.
Leave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>
